P
TRAINING P3KFIRST AID
Pusat Sertifikasi Petugas P3K
arrow_backKatalog Program
chatKonsultasi WA
Beranda/Program P3K/First Aider
FIRST AIDERCertified First Aider

Pelatihan & Sertifikasi Resmi First Aider

Pelatihan kualifikasi First Aider profesional untuk sektor industri, konstruksi, manufaktur, dan pertambangan. Fokus pada penanganan trauma fisik, luka bakar kimia/termal, fraktur tulang, stabilisasi cedera spinal, dan evakuasi tandu darurat.

chatDaftar / Konsultasi JadwalLihat Silabus Kurikulum
support_agent
Hotline 1 • Hotline Konsultasi 2

Konsultasi Pendaftaran & Silabus First Aider

Hubungi representatif resmi kami di 0813-9981-0272

chatChat Hotline 1 →
§01

Latar Belakang Perlindungan Jiwa Tenaga Kerja dan Respons Medis Cepat

Kecelakaan kerja dan insiden kegawatdaruratan medis mendadak seperti henti jantung, syok anafilaktik, pendarahan arteri, maupun fraktur tulang dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan. Penguasaan keahlian First Aider memegang peranan krusial dalam memberikan pertolongan pertama pada masa golden period sebelum tim medis profesional tiba di lingkungan kerja. Tindakan cepat dalam hitungan menit awal terbukti signifikan menurunkan angka fatalitas dan mencegah risiko kecacatan permanen. Pelatihan kualifikasi First Aider profesional untuk sektor industri, konstruksi, manufaktur, dan pertambangan. Fokus pada penanganan trauma fisik, luka bakar kimia/termal, fraktur tulang, stabilisasi cedera spinal, dan evakuasi tandu darurat.

Banyak manajemen perusahaan menyadari bahwa keterlambatan respon medis selama 4 hingga 6 menit pada korban henti napas atau henti jantung dapat mengakibatkan kerusakan sel otak yang ireversibel. Melalui pembinaan First Aider, personil dibekali keterampilan refleks untuk langsung melakukan kompresi dada (RJP/CPR) berkualitas tinggi dan mengamankan jalan napas tanpa kepanikan.

Berdasarkan evaluasi keselamatan kerja industri, keberadaan penolong pertama yang tersertifikasi di setiap regu shift kerja terbukti meminimalkan dampak keparahan cedera akibat paparan zat kimia berbahaya, luka bakar termal, maupun trauma mekanikal. Kehadiran petugas P3K berlisensi resmi memastikan fasilitas kerja selalu siap menghadapi situasi darurat medis.

Kesiapsiagaan medis bukan sekadar pemenuhan ceklis administratif, melainkan investasi nyata dalam membangun budaya keselamatan yang menghargai setiap jiwa pekerja. Program First Aider menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tanggap terhadap risiko kecelakaan kerja harian.

Tingkat risiko keselamatan di setiap tempat kerja memiliki karakteristik spesifik, mulai dari risiko jatuh dari ketinggian pada konstruksi hingga paparan uap beracun di manufaktur. Program pelatihan First Aider membekali peserta dengan metodologi penilaian kondisi korban (Primary dan Secondary Survey) yang sistematis dan terstandar.

lightbulbPrinsip 3A P3K: Pastikan selalu Aman Diri (pakai sarung tangan medis), Aman Lingkungan, dan Aman Korban sebelum memulai tindakan pada First Aider.
§02

Kepatuhan Hukum K3 Penunjukan Personil Penolong Pertama di Tempat Kerja

Peraturan perundangan keselamatan dan kesehatan kerja nasional secara tegas mewajibkan setiap pengurus tempat kerja menyediakan petugas P3K yang memiliki lisensi resmi sesuai rasio jumlah tenaga kerja dan tingkat potensi bahaya perusahaan di seluruh Indonesia. Penugasan personil tanpa sertifikasi kompetensi yang sah dapat dikenakan sanksi pengawasan ketenagakerjaan.

Standarisasi ruang P3K dan kelengkapan Kotak P3K (Tipe A, B, dan C) harus dikelola oleh personil yang telah lulus pembinaan resmi First Aider. Pengawasan berkala memastikan seluruh isi kotak pertolongan pertama, mulai dari perban steril, torniket, hingga cairan antiseptik, selalu dalam kondisi siap pakai dan tidak melewati masa kedaluwarsa.

Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) menempatkan ketersediaan personil bersertifikat First Aider sebagai salah satu kriteria pemenuhan audit wajib. Sertifikat kompetensi resmi memberikan jaminan legalitas dan perlindungan hukum bagi manajemen perusahaan.

Regulasi keselamatan kerja mewajibkan pencatatan dan pelaporan setiap insiden pertolongan pertama dalam logbook medis resmi perusahaan. Melalui program First Aider, peserta dilatih mengisi rekam medis darurat insiden secara runtut dan akurat untuk keperluan investigasi internal.

Sertifikat kompetensi dan lisensi resmi First Aider memiliki keabsahan nasional dan diakui secara resmi di seluruh wilayah Republik Indonesia.

lightbulbKompresi RJP Berkualitas: Lakukan kompresi dada dengan kedalaman 5-6 cm, kecepatan 100-120x/menit, dan biarkan dinding dada mengembang penuh (complete recoil) pada First Aider.
business
Hotline 2 • Hotline Konsultasi 3 (In-House & Corporate)

Rencana Pelatihan In-House Perusahaan untuk First Aider?

Minta proposal resmi, silabus custom, dan simulasi penawaran via hotline advisor 0878-9458-0806

descriptionMinta Proposal In-House →
§03

Standarisasi Protokol Penyelamatan Korban AHA DRCAB dan Resusitasi Jantung Paru

Dalam pelatihan First Aider, peserta dibimbing mendalam menguasai protokol penyelamatan korban standar internasional American Heart Association (AHA) melalui urutan DRCAB: Danger (Aman Diri, Lingkungan, Korban), Response (Cek Kesadaran), Call for Help (Aktivasi Darurat), Circulation (Kompresi RJP), Airway (Buka Jalan Napas), dan Breathing (Bantuan Ventilasi).

Teknik kompresi dada berkualitas tinggi (High-Quality CPR) menjadi materi inti pada program First Aider. Peserta dilatih melakukan penekanan sternum dengan kedalaman 5 hingga 6 cm, frekuensi 100-120 kali per menit, membiarkan dinding dada mengembang sempurna (complete recoil), dan meminimalkan jeda kompresi.

Pengoperasian Automated External Defibrillator (AED) diajarkan secara intensif menggunakan alat peraga trainer. Personil pemegang kualifikasi First Aider mampu memasang pad elektroda, mendengarkan instruksi suara otomatis alat, dan memberikan kejut listrik aman saat mendeteksi fibrilasi ventrikel.

Manajemen sumbatan jalan napas mendadak akibat tersedak benda asing (Choking) dipelajari melalui manuver Heimlich dan abdominal thrusts. Keterampilan ini membekali peserta First Aider untuk langsung membebaskan jalan napas korban sadar maupun korban tidak sadar.

Teknik pemosisian korban sadar tanpa trauma tulang belakang ke Posisi Pemulihan (Recovery Position) diajarkan guna mencegah aspirasi cairan muntah dan menjaga kelancaran saluran pernapasan selama menunggu tim ambulans tiba.

lightbulbPenggunaan AED: Tempelkan elektroda pad AED tepat di bawah tulang selangka kanan dan di samping kiri bawah puting susu tanpa menyentuh korban saat analisis ritme berlangsung First Aider.
Memuat direktori wilayah kecamatan...
§04

Manajemen Penanganan Cedera Trauma Fisik, Balut Bidai, dan Luka Bakar

Pendarahan arteri eksternal masif dapat menyebabkan syok hipovolemik fatal dalam hitungan menit jika tidak dihentikan seketika. Materi First Aider melatih peserta menerapkan teknik penekanan langsung (direct pressure), penggunaan pembalut tekan (pressure dressing), serta pemasangan Combat Application Tourniquet (CAT) pada cedera ekstremitas.

Penanganan patah tulang terbuka dan tertutup membutuhkan teknik pembidaian (splinting) yang presisi untuk mencegah kerusakan jaringan saraf dan pembuluh darah sekitarnya. Melalui kursus First Aider, peserta mempraktikkan imobilisasi persendian di atas dan di bawah tulang yang patah menggunakan bidai kaku maupun bidai udara.

Pertolongan pertama pada luka bakar termal, kimiawi, dan sengatan arus listrik diajarkan dengan prinsip pendinginan air mengalir bersih (cool running water) selama minimal 20 menit, pelepasan aksesoris yang menjepit, dan penutupan dengan kassa steril tanpa merusak jaringan kulit.

Stabilisasi cedera tulang belakang (spinal injury) dan trauma leher menjadi fokus penting pada kurikulum First Aider. Peserta dilatih memasang Cervical Collar dan melakukan teknik Log Roll empat penolong untuk memindahkan korban ke Long Spine Board secara aman.

Pembalutan mitela segitiga dan perban elastis dipraktikkan untuk berbagai area anatomi tubuh, termasuk cedera kepala, bahu, siku, lutut, dan telapak tangan, memastikan balutan terpasang rapi dan sirkulasi darah distal tetap terjaga.

lightbulbKontrol Pendarahan: Terapkan penekanan langsung (direct pressure) dengan kain bersih/kasa steril; pasang Tourniquet 5-7 cm di atas luka pada pendarahan arteri ekstremitas First Aider.
verified
Hotline 3 • Hotline Konsultasi 4 (Uji Sertifikasi & Asesmen)

Konsultasi Kisi-Kisi Asesmen & Uji Praktik First Aider

Tanyakan persyaratan berkas dan simulasi evaluasi ke representatif teknis kami di 0878-9458-0649

helpTanya Syarat Ujian →
§05

Tata Laksana Penanganan Syok Medis dan Paparan Gas/Bahan Kimia Berbahaya

Kondisi medis darurat non-trauma seperti sindrom koroner akut (serangan jantung mendadak), stroke, hipoglikemia diabetik, dan serangan asma akut membutuhkan deteksi dini tanda-tanda klinis. Program First Aider membekali penolong dengan pemahaman respon cepat dan pemberian posisi duduk setengah tegak (Fowler) yang meringankan beban pernapasan.

Pertolongan pada korban pingsan (sinkop) dan kejang epilepsi diajarkan secara humanis dan tepat: mengamankan area sekitar dari benda keras tajam, melonggarkan pakaian ketat, memiringkan kepala korban, dan dilarang memasukkan benda apapun ke dalam mulut korban saat kejang.

Insiden keracunan gas berbahaya (seperti H2S, Karbon Monoksida) dan paparan zat kimia korosif di tempat kerja memerlukan evakuasi cepat ke udara terbuka dengan proteksi diri penolong. Peserta pelatihan First Aider dilatih melakukan dekontaminasi awal pada mata dan kulit menggunakan eye wash station darurat.

Pengenalan gejala klinis syok anafilaktik akibat sengatan serangga atau alergi obat berat diajarkan pada program First Aider, mencakup pemantauan denyut nadi karotis, laju napas, dan penanganan syok terpadu.

Penanganan sengatan panas (heat stroke, heat exhaustion) dan hipotermia pada pekerja lingkungan ekstrem menjadi modul terapan yang sangat berguna bagi operasional industri manufaktur, boiler, ruang pendingin, maupun proyek luar ruangan.

lightbulbPenanganan Fraktur: Imobilisasi sendi di atas dan di bawah tulang yang patah saat memasang bidai, dan periksa denyut nadi distal sebelum dan sesudah pembidaian First Aider.
§06

Sistem Triase Bencana Massal dan Teknik Evakuasi Tandu Darurat

Ketika terjadi insiden kecelakaan kerja massal, penolong pertama harus mampu menerapkan sistem START Triage (Simple Triage and Rapid Treatment) untuk mengelompokkan prioritas korban berdasarkan label warna: Merah (Gawat Darurat Segera), Kuning (Tunda), Hijau (Cedera Ringan), dan Hitam (Meninggal).

Teknik pemindahan darurat satu penolong (Emergency Drag, Cradle, Pick-a-Back, Firefighter Carry) dan dua penolong diajarkan untuk mengevakuasi korban dari zona bahaya ancaman ledakan, kebakaran, atau gas beracun menuju zona aman terdekat.

Penggunaan berbagai jenis tandu darurat (Scoop Stretcher, Basket Stretcher, Foldable Stretcher, Vacuum Mattress) dipraktikkan secara langsung dalam modul First Aider. Peserta dilatih mengikat strapping korban secara kokoh sebelum pengangkatan.

Simulasi evakuasi korban melewati lorong sempit, pintu darurat, dan menuruni tangga gedung bertingkat dilakukan dengan formasi penolong yang seirama, memastikan posisi kepala korban selalu berada di posisi lebih tinggi untuk mencegah peningkatan tekanan intrakranial.

Komunikasi handover korban medis kepada dokter atau paramedis ambulans darurat 112/118 diajarkan menggunakan metode SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) yang terstruktur dan ringkas.

lightbulbLayanan In-House: Tim Pelatihan P3K Indonesia melayani in-house training dan sertifikasi massal langsung di kantor/pabrik perusahaan Anda.
event_available
Hotline 4 • Hotline Konsultasi 1 (Admin Pendaftaran Batch)

Booking Seat & Pendaftaran Batch Aktif First Aider

Hubungi admin pendaftaran resmi kami di 0811-8500-177 untuk konfirmasi slot peserta.

how_to_regDaftar via WhatsApp →
§07

Inventarisasi Perlengkapan Pertolongan Pertama dan Higiene Medis

Penyediaan Kotak P3K di setiap unit operasional harus disesuaikan dengan tipe dan kapasitas pekerja: Kotak P3K Tipe A (untuk 25 pekerja), Tipe B (untuk 50 pekerja), dan Tipe C (untuk 100 pekerja). Seluruh isi kotak wajib diinspeksi secara berkala oleh petugas P3K tersertifikasi.

Daftar wajib isi Kotak P3K mencakup kassa steril terbungkus, perban gulung, plester luka, perban elastis, torniket, sarung tangan medis nitril bebas lateks, masker bedah, gunting perban, pinset steril, aquades steril, dan buku panduan P3K resmi.

Tata kelola ruang P3K perusahaan harus memenuhi standar pencahayaan yang cukup, ventilasi udara baik, dilengkapi tempat tidur periksa dengan sprei bersih, wastafel air mengalir, tandu lipat, dan tabung oksigen portabel beserta regulatornya.

Pencegahan kontaminasi silang dan penularan penyakit menular melalui darah (Bloodborne Pathogens) ditekankan melalui prinsip Universal Precaution: wajib mengenakan sarung tangan medis sekali pakai dan membuang limbah medis bekas balutan ke dalam kantong limbah biohazard khusus.

Pemeriksaan masa kedaluwarsa obat antiseptik dan cairan infus pencuci luka (NaCl 0.9%) dilakukan rutin setiap awal bulan, dengan pencatatan kartu kontrol inspeksi yang tertempel rapi pada dinding kotak P3K.

lightbulbPrinsip 3A P3K: Pastikan selalu Aman Diri (pakai sarung tangan medis), Aman Lingkungan, dan Aman Korban sebelum memulai tindakan pada First Aider.
§08

Kemitraan Sertifikasi P3K On-Site Sesuai Kebutuhan Spesifik Perusahaan

Untuk meningkatkan efisiensi waktu dan anggaran perusahaan, program First Aider. Tim dokter instruktur senior kami hadir membawa set manikin RJP pintar, AED trainer, set balut bidai, dan perlengkapan trauma lengkap.

Materi in-house training dapat disesuaikan (customized) dengan potensi bahaya spesifik yang ada di tempat kerja Anda, seperti simulasi penanganan cedera confined space, trauma ketinggian, sengatan listrik tegangan tinggi, atau tumpahan bahan kimia beracun.

Jadwal pelatihan in-house sangat fleksibel dan dapat diatur agar tidak mengganggu jalannya shift produksi maupun operasional rutin perusahaan. Seluruh peserta mendapatkan bimbingan praktik intensif 'one-on-one' dengan instruktur berpengalaman.

Perusahaan multinasional, BUMN, kontraktor migas, industri otomotif, farmasi, dan perhotelan telah mempercayakan sertifikasi Petugas P3K mereka kepada lembaga kami dengan tingkat kepuasan kelulusan yang tinggi.

Konsultasi rancangan silabus, penjadwalan batch in-house, dan permohonan surat penawaran biaya resmi dapat diajukan dengan menghubungi hotline konsultan K3 kami yang siap melayani dengan cepat.

lightbulbKompresi RJP Berkualitas: Lakukan kompresi dada dengan kedalaman 5-6 cm, kecepatan 100-120x/menit, dan biarkan dinding dada mengembang penuh (complete recoil) pada First Aider.
§09

Transformasi Digital dan Sistem Pelaporan Insiden Medis K3

Era industri modern menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan keselamatan medis kerja. Integrasi materi First Aider dengan sistem pelaporan insiden berbasis aplikasi ponsel memungkinkan petugas P3K mencatat riwayat insiden pertolongan pertama secara realtime dan langsung tersinkronisasi ke dasbor manajemen HSE.

Penggunaan manikin RJP digital dengan sensor umpan balik (feedback monitor) secara langsung memberikan data visual kepada peserta mengenai kedalaman kompresi, kecepatan pompa, dan efektivitas recoil dada, memastikan kualitas teknik resusitasi yang presisi.

Digitalisasi checklist inspeksi Kotak P3K berbasis pemindaian kode QR memudahkan tim keselamatan kerja memantau ketersediaan stok obat dan kassa secara otomatis tanpa risiko pencatatan ganda.

Penerapan tombol darurat medis (Emergency Call Button) yang terhubung ke jaringan radio handy talkie internal memastikan petugas P3K dapat tiba di lokasi kecelakaan kerja dalam waktu kurang dari 3 menit.

Simulasi virtual skenario kegawatdaruratan medis memberikan pengalaman visual interaktif bagi personil dalam mengambil keputusan cepat saat menghadapi korban multipel trauma.

lightbulbPenggunaan AED: Tempelkan elektroda pad AED tepat di bawah tulang selangka kanan dan di samping kiri bawah puting susu tanpa menyentuh korban saat analisis ritme berlangsung First Aider.
§10

Tanggung Jawab Moral dan Perlindungan Hukum Bagi Petugas P3K

Menjadi penolong pertama yang memegang lisensi resmi First Aider menuntut kepatuhan teguh terhadap etika medis dan prinsip dasar kemanusiaan. Penolong wajib memberikan pertolongan tanpa membeda-bedakan latar belakang korban, menjaga ketenangan di sekitar area insiden, dan selalu meminta persetujuan (Consent) korban sadar sebelum melakukan tindakan.

Kerahasiaan riwayat medis dan kondisi cedera korban merupakan kewajiban moral yang mutlak. Seluruh data rekam pertolongan pertama hanya boleh disampaikan kepada dokter pemeriksa, paramedis ambulans rujukan, dan penanggung jawab HSE resmi perusahaan.

Prinsip 'Do No Harm' (Jangan Memperparah Cedera) menjadi pedoman utama setiap pemegang sertifikat First Aider. Penolong dilatih untuk bertindak sesuai batasan kompetensi kewenangan P3K dan tidak melakukan tindakan medis invasif yang berada di luar batas kualifikasinya.

Perlindungan hukum bagi penolong pertama dengan niat baik (Good Samaritan Law) memberikan rasa aman bagi petugas P3K berlisensi dalam mengambil tindakan resusitasi darurat demi menyelamatkan nyawa pekerja.

Penghargaan tertinggi bagi seorang Petugas P3K adalah kepulangan setiap rekan kerja ke rumah bersama keluarga dalam keadaan selamat dan sehat setiap harinya.

lightbulbKontrol Pendarahan: Terapkan penekanan langsung (direct pressure) dengan kain bersih/kasa steril; pasang Tourniquet 5-7 cm di atas luka pada pendarahan arteri ekstremitas First Aider.
§11

Tahapan Registrasi Pelatihan dan Penjadwalan Uji Asesmen Resmi

Calon peserta pembinaan First Aider dapat mendaftarkan diri secara perorangan maupun melalui utusan resmi perusahaan dengan melengkapi berkas administrasi seperti fotokopi KTP, fotokopi ijazah pendidikan terakhir (minimal SMA/SMK/SMP berpengalaman), surat keterangan sehat dokter, dan pasfoto resmi berlatar belakang merah.

Tahapan asesmen pada sertifikasi First Aider mencakup ujian tertulis teori kegawatdaruratan medis, ujian praktik mandiri resusitasi RJP pada manikin dewasa/anak, teknik balut bidai fraktur, pengoperasian AED trainer, serta wawancara evaluasi bersama dokter penguji spesialis K3.

Setelah dinyatakan lulus kompeten, peserta akan menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) resmi dan dilanjutkan dengan penerbitan Sertifikat Kompetensi serta Kartu Lisensi Resmi Petugas P3K yang terdaftar sah dalam pangkalan data nasional.

Bagi korporasi yang membutuhkan pelatihan terjadwal di lokasi perusahaan, layanan In-House Training First Aider dengan instruktur profesional dan peralatan peraga berstandar medis tinggi.

Konsultasi pemilihan batch terdekat, informasi silabus detail, dan pemesanan kuota peserta First Aider dapat dilakukan dengan menghubungi 4 Hotline WhatsApp Konsultan Resmi kami yang siap melayani respon cepat.

lightbulbPenanganan Fraktur: Imobilisasi sendi di atas dan di bawah tulang yang patah saat memasang bidai, dan periksa denyut nadi distal sebelum dan sesudah pembidaian First Aider.
Peta Titik Jangkauan Wilayah & In-House Training

Peta Lokasi Layanan First Aider (Seluruh Indonesia)

Titik koordinat area pelayanan training center, pembinaan in-house on-site pabrik/fasilitas, dan pendaftaran resmi di Seluruh Indonesia.

open_in_newBuka Google Maps
pin_drop
Radius On-Site
Jangkauan 100% seluruh titik kota
domain
In-House Training
Instruktur & alat hadir ke lokasi perusahaan
verified
Lisensi Resmi
Sertifikat kompetensi sah terdaftar nasional
Tanya Jawab Populer & Informasi Pelatihan

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ) Seputar First Aider

Informasi lengkap seputar keabsahan lisensi sertifikat, durasi pembinaan, alat praktik uji, syarat berkas, dan layanan in-house di seluruh Indonesia.

Ya, seluruh program pembinaan dan sertifikasi First Aider diselenggarakan secara resmi berstandar regulasi keselamatan kerja nasional dan panduan internasional AHA, diakui penuh untuk pemenuhan audit SMK3, ISO 45001, dan sertifikasi fasilitas industri di seluruh Indonesia.

Kurikulum & Silabus Pelatihan

Materi Pembinaan First Aider

1. Standar Keselamatan First Aider Profesional - First Aider

  • Peran dan etika First Aider di lingkungan industri manufaktur, pertambangan, dan proyek konstruksi.
  • Prinsip Universal Precaution, pemakaian APD medis (sarung tangan nitril, masker medis, face shield), dan pencegahan transmisi patogen.
  • Triase darurat massal (START Triage): pengelompokan korban berdasarkan prioritas Merah, Kuning, Hijau, Hitam.

2. Penanganan Trauma Akut, Syok & Keadaan Darurat Lingkungan

  • Pengendalian pendarahan kritis: aplikasi Tourniquet tempur, hemostatic gauze, dan perban tekan.
  • Penanganan syok anafilaktik, hipovolemik, dan kardiogenik serta pemosisian posisi pemulihan (Recovery Position).
  • Penanganan cedera termal/kimiawi: luka bakar derajat 1-3, heat stroke, hipotermia, dan paparan zat toksik.

3. Latihan Skenario Trauma Kompleks & Penggunaan AED

  • Simulasi pertolongan korban jatuh dari ketinggian dengan potensi cedera tulang belakang.
  • Praktik pemasangan oksigen darurat dan pengoperasian defibrillator eksternal otomatis.
  • Latihan stabilisasi korban multipel trauma sebelum ambulans tiba di lokasi kejadian.

4. Asesmen Keterampilan First Aider & Sertifikasi Resmi

  • Uji respons cepat simulasi kasus gawat darurat lapangan.
  • Ujian tertulis manajemen resusitasi dan pertolongan pertama.
  • Penerbitan sertifikat kualifikasi First Aider profesional.

Persyaratan Peserta & Berkas Pendaftaran

  • check_circlePendidikan minimal SMA / SMK / Sederajat atau SMP dengan pengalaman kerja terkait.
  • check_circleFotokopi KTP / Identitas diri yang masih berlaku.
  • check_circleSurat Keterangan Sehat dari dokter (mampu melakukan aktivitas fisik dan tidak buta warna).
  • check_circlePas foto berwarna terbaru ukuran 3x4 dan 4x6 (latar belakang merah) sebanyak 3 lembar.
  • check_circlePakaian kerja rapi/sporty saat sesi praktik simulasi RJP dan balut bidai.

Pertanyaan Populer (FAQ)

Q: Apakah sertifikat pelatihan First Aider ini berlisensi resmi?
A: Ya, seluruh program pembinaan dan sertifikasi First Aider diselenggarakan secara resmi berstandar regulasi keselamatan kerja nasional dan panduan internasional AHA, diakui penuh untuk pemenuhan audit SMK3, ISO 45001, dan sertifikasi fasilitas industri di seluruh Indonesia.
Q: Berapa rasio jumlah Petugas P3K yang wajib dimiliki oleh perusahaan?
A: Sesuai regulasi keselamatan kerja nasional, tempat kerja dengan tingkat risiko rendah wajib memiliki minimal 1 Petugas P3K untuk setiap 150 pekerja, sedangkan tempat kerja dengan tingkat risiko tinggi (konstruksi, tambang, kimia) wajib memiliki minimal 1 Petugas P3K untuk setiap 100 pekerja.
Q: Apakah pelatihan ini mencakup praktik langsung dengan alat peraga manikin & AED?
A: Ya, setiap sesi pelatihan First Aider dilengkapi 70-80% praktik langsung menggunakan manikin RJP pintar berstandar medis, AED trainer, set balut bidai, tourniquet, cervical collar, dan long spine board.
Q: Bagaimana cara pendaftaran dan jadwal batch pelatihan First Aider?
A: Pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah via WhatsApp hotline resmi kami di 0811-8500-177. Tim advisor kami siap mengirimkan jadwal batch reguler terdekat maupun proposal in-house training perusahaan.
support_agentFast Response Hotline

Daftar Pelatihan First Aider

Hubungi konsultan K3 kami untuk konfirmasi ketersediaan jadwal, penawaran harga in-house training, dan registrasi peserta.

Hotline Terhubung:
0811-8500-177
Chat WhatsApp Sekarang
verifiedSertifikat & Lisensi Resmi
medical_servicesPraktek Manikin RJP & AED Trainer
businessTersedia In-House di Lokasi Perusahaan

Program P3K Lainnya

LISENSI RESMI
Petugas P3K
BHD & CPR
BHD (Bantuan Hidup Dasar)
BASIC FIRST AID
Basic First Aid